Saturday, November 19, 2005

Sejarah Gamelan (Musik Bali)

Sejarah Gamelan (Musik Bali)
Musik Gamelan merupakan gabungan pengaruh seni luar negeri yang beraneka ragam. Kaitan not nada dari Cina, instrumen musik dari Asia Tenggara, drum band dan gerakkan musik dari India, bowed string dari daerah Timur Tengah, bahkan style militer Eropa yang kita dengar pada musik tradisional Jawa dan Bali sekarang ini.

Tinjauan Musik Bali
Interaksi komponen yang sarat dengan melodi, irama dan warna suara mempertahankan kejayaan musik orkes Gamelan Bali. Pilar-pilar musik ini menyatukan berbagai karakter komunitas pedesaan Bali yang menjadi tatanan musik khas yang merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Gamelan Gong Kebyar
Gamelan Gong Kebyar telah menjadi wadah utama dalam membahas berbagai instrumen musik dan berbagai masalah teknis karena orkes inilah yang paling sering digunakan dalam berbagai pertunjukkan untuk para turis, dan merupakan jenis gamelan yang paling ingin diketahui oleh komunitas Bali.

Gamelan Angklung
Pada festival-festival Pura, keriangan melodi 4-nada gamelan angklung dimainkan dengan alunan kontras dan sakral dengan komposisi lelambatan yang seringkali terdengar dimainkan terus menerus.

Gender Wayang
Banyak wisatawan datang ke Bali yang pada awalnya mendengarkan musik Bali dimainkan dengan gender wayang secara berpasangan atau kuartet, yang diletakkan dibagian sisi lobi hotel. Dimainkan dengan suara background pengiring merupakan ciri khas gamelan elit ini. Tetapi para pemainnya, setelah beberapa generasi, melampiaskan emosi mereka dengan tatanan teknis tinggi dan paling kompleks dari seluruh musik Bali.

Gamelan Jegog
Komoditas bambu di Bali bagian barat mencapai kuantitas yang begitu besar dan ini tidak terdapat dibagian lain dari daerah ini. Sumber daya alam ini dimanfaatkan oleh para musisi lokal dengan menciptakan gamelan jegog, maka merekapun menamakan kelompok musisi ini jegogan.

Topeng Pajegan
Tarian ini merupakan tarian kuno Topeng, dimana sejarah leluhur, agama Hindu Bali, dan kritikan terhadap situasi regional dirangkai bersama dalam musik, tarian, lagu dan lawakan untuk memperingati para pahlawan dan keterkaitannya dengan situasi kontemporer sehari-hari.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home